Saturday, March 31, 2012

Kumpulan Rumah Adat Indonesia

 
1. Provinsi DI Aceh / Nanggro Aceh Darussalam / NAD
Rumah Adat Tradisional : Rumoh aceh


2. Provinsi Sumatera Utara / Sumut
Rumah Adat Tradisional : Rumah balai batak toba


3. Provinsi Sumatera Barat / Sumbar
Rumah Adat Tradisional : Rumah gadang


4. Provinsi Riau
Rumah Adat Tradisional : Rumah melayu selaso jatuh kembar


5. Provinsi Jambi
Rumah Adat Tradisional : Rumah panggung


6. Provinsi Sumatera Selatan / Sumsel
Rumah Adat Tradisional : Rumah limas


7. Provinsi Lampung
Rumah Adat Tradisional : Nuwo sesat


8. Provinsi Bengkulu
Rumah Adat Tradisional : Rumah bubungan lima


9. Provinsi DKI Jakarta
Rumah Adat Tradisional : Rumah kebaya


10. Provinsi Jawa Barat / Jabar
Rumah Adat Tradisional : Kesepuhan


11. Provinsi Jawa Tengah / DI Yogyakarta / Jawa Timur
Rumah Adat Tradisional : Rumah joglo


12. Provinsi Bali
Rumah Adat Tradisional : Gapura candi bentar


13. Provinsi Nusa Tenggara Barat / NTB
Rumah Adat Tradisional : Dalam loka samawa


14. Provinsi Nusa Tenggara Timur / NTT
Rumah Adat Tradisional : Sao ata mosa lakitana


15. Provinsi Kalimantan Barat / Kalbar
Rumah Adat Tradisional : Rumah panjang


16. Provinsi Kalimantan Tengah / Kalteng
Rumah Adat Tradisional : Rumah betang


17. Provinsi Kalimantan Selatan / Kalsel
Rumah Adat Tradisional : Rumah banjar


18. Provinsi Kalimantan Timur / Kaltim
Rumah Adat Tradisional : Rumah lamin


19. Provinsi Sulawesi Utara / Sulut
Rumah Adat Tradisional : Rumah bolaang mongondow


20. Provinsi Sulawesi Tengah / Sulteng
Rumah Adat Tradisional : Souraja / Rumah besar


21. Provinsi Sulawesi Tenggara / Sultra
Rumah Adat Tradisional : Laikas


22. Provinsi Sulawesi Selatan / Sulsel
Rumah Adat Tradisional : Tongkonan


23. Provinsi Maluku
Rumah Adat Tradisional : Baileo


24. Provinsi Irian Jaya / Papua
Rumah Adat Tradisional : Rumah honai



Sumber : Berbagai Sumber
Kudapan Tradisional Kalimantan Timur

KUE GEGETAS

Gegetas
Bahan:
250 g tepung ketan
1/2 butir kelapa parut
1/2 sdt vanili
garam secukupnya
125 ml santan kental dari 1/4 butir kelapa
minyak untuk menggoreng
Lapiran gula:
125 g gula pasir
125 g gula merah, serut
50 ml air

  1. Campur tepung ketan, kelapa parut, vanili dan garam, aduk rata.
  2. Masukkan santan secara bertahap, aduk hingga menjadi adonan yang dapat dibentuk
  3. Ambil 1 sdm adonan, bentuk lonjong pipih, lakukan hingga adonan habis
  4. Goreng adonan dengan minyak panas, api penggorengan tetap kecil
  5. Masukkan gula pasir, gula merah dengan air, hingga kental
  6. Masukkan getas goreng, aduk rata hingga mengering. Angkat, dinginkan.
Hasil 20 buah



SANGGAR BANYU

Sanggar Banyu
Bahan:
200 g tepung terigu
garam secukupnya
300 ml air
2 lembar daun pandan, sobek-sobek, simpulkan
1 sisir pisang kepok, kupas
1/2 buah kelapa, parut beri sedikit garam

  1. Campur tepung terigu dan garam, tuangi air, aduk hingga rata
  2. Didihkan air bersama daun pandan, selup pisang dalam adonan tepung
  3. Masukkan pisang kedalam air mendidih satu persatu, rebus hingga matang
  4. Bila telah mengapung angkat tiriskan, lumuri kelapa parut
Hasil 12 buah
Catatan: Dapat disajikan dengan taburan gula pasir.


KUE INTALU KERUANG

Intalu Keruang
Bahan:
350 g tepung ketan
350 ml air
1,5 sdm air kapur
750 ml santan dari 1 butir kelapa
250 g gula merah
100 g gula pasir
garam secukupnya
2 lembar daun pandan, robek-robek, simpukan

  1. Masukkan tepung ketan dalam mangkok, tuangi air dan air kapur sirih, aduk hingga tercampur rata
  2. Uleni hingga adonan kalis dan tidak lengket ditangan
  3. ambil adonan 1/2 sdm, bentuk sebesar kelereng, lakukan hingga adonan habis
  4. Masak santan, gula merah, gula pasir, garam dan daun pandan, hingga gula larut,saring
  5. Masukkan kelereng-kelereng adonan dalam air rebusan gula selama 20 menit, hingga matang (mengapung). Angkat, sajikan
Hasil untuk 5 orang
Catatan:Agar tidak lengket satu sama lain tempat untuk meletakkan kelereng adonan ditaburi sedikit tepung beras


KUE GEGICAK

Gegetas
Bahan:
350 g tepung ketan
350 ml air daun suji pandan
1,5 sdm air kapur sirih
Taburan:
250 g gula merah; 100 g gula pasir; 50 ml air; 0,5 butir kelapa parut;
2 lembar daun pandan; garam secukupnya
  1. Campuri tepung ketan, air perasan daun suji dan air kapur sirih hingga menjadi adonan yang dapat dibentuk.
  2. Ambil 0,5 sdm adonan, bentuk sebesar kelereng, tekan sedikit tengahnya dengan ibu jari hingga agak melekung.
  3. Rebus adonan kelereng keta ke dalam air mendidih, bila telah mengapung berarti sudah masak, angkat
  4. Taberan: Masak gula merah, gula pasir, dan air hingga gula cair, angkat, saring
  5. Masak kembali, tambahkan kelapa parut, daun pndan dan garam, aduk diatas api kecil hingga mengering, angkat
  6. Sajikan gegicak dengan taburan kelapa muda
Hasil untuk 5 orang



PEPARE

Gegetas
Bahan:
Kulit:
250 g tepung ketan; 1,5 sdm air kapur sirih; garam secukupnya;
Campur 200 ml santan kental dari 0,5 butir kelapa dengan 3 sdt air daun pandan/suji
Isi: 125 g gula merah; 50 g gula pasir; 50 ml air; garam secukupnya; 0,5 butir kelapa, parut kasar; 1 lembar daun pandan, robek-robek, simpulkan
Hiasan:
250 ml santan kental dari 0,5 butir kelapa dan garam secukupnya, masak hingga mengental menjadi areh
  1. Kulit: Campur tepung ketan, air kapur sirih,dan garam. Tuangi santan dan ir daun pandan, aduk hingga tidak lengket ditangan.
  2. Isi: Masak gula merah, gula pasir, garam, dan iar hingga gula mencair, saring. Masak kembali, masukkan kelapa parut dan daun pandan, biarkan hingga cairan gula mengering. Angkat dinginkan
  3. Ambil 50 g adonan, isi 1 sdm isian kelapa, bentuk bulat lonjong, gurat-gurat memanjang diatasnya, hingga menbentuk guratan buah paria
  4. Letakkan di atas sehelai daun pisang beroles minyak. Kukus selama lebih kurang 10 menit, jangan terlalu lama agar kulit tidak terlalu memuai
  5. Bila akan dihidangkan, olesi santan di atasnya
Hasil 20 buah



PUNDUT NASI

Pundut Nasi
Bahan:
300 g beras, rendam 1 jam, tiriskan
raram secukupnya
600 ml santan kental dan 600 ml santan encer dari 2 butir kelapa
daun pisang, untuk pembungkus, lyukan
Sambal:
2 sdm minyak untuk menumis;
5 buah cabe rawit + 5 buah cabe merah 50 g kacang tanah, goreng dan haluskan
garam secukupnya
  1. Campur beras dan garam, aduk rata
  2. Siapkan dua lembar daun pisang, bagian bawah lebih besar dari bagian atas
  3. Masukkan 2 sdm beras, 3 sdm santan kental, dan 2 sdm santan cair, lipat kedua sisi tengahnya, semat dengan lidi
  4. Kukus selama 2 jam hingga matang. Angkat dan dinginkan
  5. Sajikan dengan sambal
  6. Sambal: Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum, aduk hingga rata. Tuangi air dan tambahkan garam, biarkan beberapa saat, angkat dan sajikan
Hasil: untuk 20 @ 50 g



SANGGAR GEDANG RAMAS

Gegetas
Bahan:
200 g tepung terigu
50 gula pasir
200 ml air
1 sdm air kapur sirih
6 buah pisang raja belah 4, potong-potong 2 cm
minyak untuk menggoreng

  1. Campur tepung terigu, gula pasir, air, dan air kapur sirih, aduk hingga rata
  2. Masukkan pisang aduk hingga rata
  3. Panaskan minyak, goreng 2 sdm adonan pisang hingga matang dan berwarna kuning kecoklatan. Angkat dan tiriskan.
  4. Sajikan hangat
Hasil: 15 buah



L A K S A

Gegetas
Bahan:
250 g tepung terigu
350 ml air panas
daun pisang untuk alas
Kuah:
3 sdm minyak untuk menumis
150 g daging ikan gabus, haluskan
150 g labu siam, potong 1 x 1 cm
750 ml santan dari 1 butir kelapa
Bumbu yang dihaluskan:
5 buah bawang merah; 3 siung bawang putih; 7 buah bawang merah; 1 sdm bumbu kari; garam secukupnya
  1. Kukus tepung beras selama 30 menit. Angkat, masukkan dalam mangkok.
  2. Tuangi air panas secara bertahap, sambil terus diaduk hingga rata dan adonan matang
  3. Cetakan adonan menggunakan cetakan putu mayang membentuk mi @ seberat 50 g
  4. Alasi pengukus dengan daun pisang, letakkan adonan yang telah dipotong, kukus adonan selama 15 menit dengan air sedang, hingga matang. Angkat sajikan dengan kuah
  5. Kuah: Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan daging ikan gabus halus, aduk hingga rata, tambahkan labu siam
  6. Tuangi santan, biarkan hingga mendidih, sambil terus diaduk agar santan tidak pecah. Angkat
Untuk 5 orang



PUTU MAYANG

Gegetas
Bahan:
250 g tepung beras baru
350 ml air panas
daun pisang untuk alas
Saus:
250 g gula merah, sisir
100 g gula pasir
700 ml santan kental dari 1 butir kelapa
1/2 sdt vanili
garam secukupnya
1 sdm tepung maizena, cairkan dengan 2 sdm air
  1. Kukus tepung beras selama 30 menit hingga matang, angkat masukkan dalam mangkok
  2. Tuangi air panas secara bertahap, sambil terus diaduk hingga air habis dan adonan matang
  3. Cetak dengan cetakan putu mayang, kukus selama 30 menit hingga matang. Angkat dan dinginkan. Sajikan dengan sausnya
  4. Campur gula merah, gula pasir, santan, vanili dan garam. Rebus hingga gula mencair, saring. Masak kembali, tuangi dengan cairan tepung maizena. angkat.
Untuk 18 buah @ 50 g



SANGGAR KEKUMBU
(SANGGAR KACANG HIJAU)

Gegetas
Bahan:
250 g kacang hijau, rendam semalaman, tiriskan
125 g gula merah
125 g gula pasir
1/2 sdt vanili
minyak untuk menggoreng
Pencelup:
75 g tepung beras; 200 ml air; garam secukupnya
  1. Rebus kacang hijau hingga lunak, masukkan gula merah, gula pasir dan vanili, masak hingga air perebus kering. Angkat dan dinginkan.
  2. Haluskan kacang hingga lembut dan dapat dibentuk.
  3. Ambil 2 sdm (+/- 50 g) adonan, bentuk bulat pipih setebal 1 cm. Lakukan hal serupa hingga adonan habis.
  4. Pencelup: Campur tepung beras, air dan garam, aduk hingga rata. Celupkan bulatan kacang hijau ke dalam cairan pencelup.
  5. Panaskan minyak goreng, goreng bulatan kacang hijau hingga matang dan berwarna kekuningan. Angkat dan tiriskan.
  6. Sajikan
Hasil: 10 buah @ 50 g



Kudapan Tradisional Sulawesi Tenggara
KUE ENGKEA-ENGKEA

Engkea engkea
Bahan:
1 Sisir pisang kepok, matang, cincang kasar
150 g gula merah, iris halus
3 kuning telur
1/2 sendok garam
75 g tepung beras
100 ml santan
Minyak untuk menggoreng

  1. Campur pisang kepok, gula merah, kuning telur dan garam, aduk hingga rata
  2. Masukkan tepung beras dan air secara bertahap smbil terus diaduk hingga tercampur rata
  3. Panaskan minyak, goreng adonan 1 sdm membentuk bulatan hingga matang dan berwarna kuning kecoklatan, angkat dan sajikan
Hasil 15 buah



KUE CUCUR

Cucur
Bahan:
250 g gula merah
200 ml air
1 lembar daun pandan, sobek-sobek
300 g tepung beras
300 g tepung terigu
1/2 sendok garam
4 kuning telur
1 l santan dari 1 butir kelapa
minyak untuk menggoreng

  1. Rebus gula merah, air, dan daun pandan, hingga gula larut, angkat dan saring. Sisihkan
  2. Campur tepung beras, tepung terigu, garam dan kuning telur, aduk hingga rata
  3. Tuang cairan gula, tambahkan santan dan aduk hingga rata. Diamkan adonan semalaman
  4. Panaskan minyak, masukkan 3 sdm adonan. Goreng setengah masak, balik, biarkan hingga matang. Angkat dan sajikan
Hasil 20 buah
Catatan: Setiap akan digoreng, adonan diaduk-aduk agar tepung tidak mengendap dan kue mengembang

sumber :  agroprima.com

Pakaian Adat Tradisional Indonesia

 

BAJU ADAT ACEH / Pakaian Adat Aceh

Pakaian tradisional aceh biasa disebut Ulee Balang. Pakaian tersebut biasanya digunakan oleh para raja dan keluarganya.
pakaian tradisional aceh pakaian adat aceh Ulee Balang 198x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Aceh "Ulee Balang"

BAJU ADAT SUMATERA UTARA / PAKAIAN ADAT SUMATERA UTARA

Pakaian tradisional Sumatera Utara biasa disebut dengan Ulos. Pakaian adat Ulos dianggap oleh masyarakat suku Batak Karo sebagai ajimat yang mempunyai daya magis tertentu.
pakaian adat ulos sumatera utara pakaian tradisional ulos sumatra utara sumut 200x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Sumatra Utara "Ulos"

BAJU ADAT SUMATERA BARAT / PAKAIAN ADAT SUMATERA BARAT

Pakaian tradisional Sumatera Barat di bagi menjadi 2 yaitu Pakaian Penghulu dan Pakaian Adat Bundo Kanduang yang terdapat di daerah Minangkabau Sumatra Barat.
Pakaian Panghulu minangkabau pakaian adat minangkbau pakaian adat sumatera barat 205x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Penghulu
pakaian tradisional bundo kanduang pakaian adat bundo kanduang minangkabau 208x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Sumatra Barat "Bundo Kanduang"
Pakaian Adat Padang Pakaian Tradisional Padang 200x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Padang

BAJU ADAT RIAU / PAKAIAN ADAT RIAU

Pakaian Adat di Riau biasa disebut dengan Pakaian Tradisional Melayu. Ada 3 macam Pakaian Adat Melayu yang ada di Riau, tergantung dari daerah tersebut.
pakaian adat melayu Siak Riau pakaian tradisional melayu Siak Riau Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Melayu "Siak Riau"
pakaian tradisional melayu Indragiri Riau pakaian adat nusantara melayu Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Melayu "Indragiri Riau"
pakaian adat melayu Bengkalis Riau Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat "Bengkalis Riau"

BAJU ADAT JAMBI / PAKAIAN ADAT JAMBI

Pakaian tradisional Jambi seperti yang ada di daerah Pulau Sumatera yang lain, juga disebut dengan pakaian Adat Melayu. Pakaian adat melayu Jambi biasanya lebih mewah daripada pakaian yang digunakan sehari-hari karena disulam dengan benang emas dan dihiasi dengan berbagai hiasan untuk kelengkapannya.
Pakaian Adat Jambi pakaian tradisional jambi 267x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Melayu Jambi

BAJU ADAT SUMATERA SELATAN / PAKAIAN ADAT SUMATERA SELATAN

Pakaian tradisional masyarakat Sumatera Selatan biasa disebut dengan nama Aaesan Gede. Baju adat ini terinspirasi dari zaman kerajaan Sriwijaya yang dulunya berjaya di daerah Sumatera Selatan.
Pakaian adat sumatera selatan Aesan Gede pakaian tradisional sumatera selatan Aesan Gede 201x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Sumatera Selatan Aesan Gede

BAJU ADAT BENGKULU / PAKAIAN ADAT BENGKULU

pakaian adat bengkulu pakaian tradisional bengkulu 190x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Bengkulu

BAJU ADAT LAMPUNG / PAKAIAN ADAT LAMPUNG

Pakaian tradisional Lampung biasanya di dominasi oleh warna putih dengan diselingi motif warna merah dan kuning keemasan sehingga terkesan putih bersih namun tetap terlihat elegan.
pakaian adat lampung pakaian tradisional lampung 192x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Lampung

BAJU ADAT BANGKA BELITUNG / PAKAIAN ADAT BANGKA BELITUNG

Pakaian pengantin tradisional Bangka Belitung biasa disebut dengan nama “Paksian”. Pengantin perempuan biasanya memakai baju kurung berwarna merah yang berbahan kain sutra. Kepala mempelai wanita biasanya memakai mahkota yang biasa disebut dengan nama Paksian. Sedangkan pengantin pria menggunakan Sorban atau yang biasa disebut masyarakat Bangka Belitung sebagai Sungkon.
pakaian adat Bangka Belitung pakaian tradisional Bangka Belitung babel 228x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Bangka Belitung

BAJU ADAT JAKARTA / PAKAIAN ADAT DI JAKARTA

Pakaian tradisional Jakarta biasa disebut dengan nama Pakaian Adat Betawi yang dipengaruhi dari berbagai corak masyarakat Jakarta yang sangat beragam diantaranya dipengaruhi oleh budaya Arab, China, Melayu dan Budaya Barat.
pakaian adat betawi jakarta pakaian tradisional betawi jakarta Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Pengantin Betawi

BAJU ADAT JAWA BARAT / PAKAIAN ADAT JAWA BARAT

pakaian adat Jawa Barat pakaian tradisional Jawa Barat busana adat Jawa Barat Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Jawa Barat Jabar

BAJU ADAT JAWA TENGAH / PAKAIAN ADAT JAWA TENGAH

pakaian adat Jawa Tengah pakaian tradisional Jawa Tengah baju adat Jawa Tengah 199x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Jawa Tengah Jateng

BAJU ADAT JAWA TIMUR / PAKAIAN ADAT JAWA TIMUR

pakaian adat Jawa Timur pakaian tradisional Jawa Timur 204x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Jawa Timur Jatim
pakaian adat madura pakaian tradisional madura baju adat madura 292x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Madura

BAJU ADAT / PAKAIAN ADAT DI YOGYAKARTA

pakaian adat Yogyakarta pakaian tradisional Yogyakarta busana adat Yogyakarta 290x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Yogyakarta

BAJU ADAT BANTEN / PAKAIAN ADAT BANTEN

pakaian adat banten pakaian tradisional banten 225x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Banten

BAJU ADAT BALI / PAKAIAN ADAT BALI

pakaian adat bali pakaian tradisional bali baju adat bali 225x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Bali

Baju Adat / Pakaian Adat Nusa Tenggara Timur NTT

Pakaian Adat Nusa Tenggara Timur NTT Pakaian Tradisional Nusa Tenggara Timur NTT 225x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Nusa Tenggara Timur NTT

Baju / Pakaian Adat Nusa Tenggara Barat NTB

Pakaian Adat Nusa Tenggara Barat NTB pakaian tradisional Nusa Tenggara Barat NTB 227x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Nusa Tenggara Barat NTB

Baju / Pakaian Adat Kalimantan Barat

pakaian adat dayak kalimantan barat pakaian tradisional dayak kalimantan barat kalbar 277x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Kalimantan Barat

Baju / Pakaian Adat Kalimantan Tengah

pakaian adat kalimantan tengah pakaian tradisional kalimantan tengah Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Kalimantan Tengah

Baju / Pakaian Adat Kalimantan Timur

Pakaian Adat Kalimantan Timur Pakaian Tradisional Kalimantan Timur Kaltim 225x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Kalimantan Timur

Baju / Pakaian Adat Sulawesi Utara

Pakaian Adat Sulawesi Utara Pakaian Tradisional Sulawesi Utara 225x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Sulawesi Utara

Baju / Pakaian Adat Sulawesi Tengah

Pakaian Adat Sulawesi Tengah Pakaian Tradisional Sulawesi Tengah 300x216 Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Sulawesi Tengah

Baju / Pakaian Adat Sulawesi Selatan

Pakaian Adat Sulawesi Selatan Pakaian Tradisional Sulawesi Selatan 190x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Sulawesi Selatan
Pakaian Adat Toraja Pakaian Tradisional Suku Toraja 224x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Toraja

Baju / Pakaian Adat Sulawesi Tenggara

Pakaian Adat Sulawesi Tenggara Pakaian Tradisional Sulawesi Tenggara Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Sulawesi Tenggara

Baju / Pakaian Adat Gorontalo

Pakaian Adat Gorontalo Pakaian Tradisional Gorontalo 225x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Gorontalo

Baju / Pakaian Adat Maluku

Pakaian Adat Maluku Pakaian Tradisional Maluku Baju Adat Maluku 143x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia

Baju / Pakaian Adat Maluku Utara

Pakaian Adat Maluku Utara Pakaian Tradisional Maluku Utara 149x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Maluku Utara

Baju / Pakaian Adat Papua

Pakaian Adat Papua Pakaian Tradisional Papua Baju Adat Papua 234x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Papua

Baju / Pakaian Adat Papua Barat

Pakaian Adat Papua Barat Pakaian Tradisional Papua Barat 225x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia
Pakaian Adat Papua Barat
Itu tadi adalah gambar baju adat yang ada di Indonesia. Jika Anda ingin menambahkan, silahkan lewat kotak komentar yang ada dibawah ini. Mohon maaf apabila ada kesalahan, salam dan selamat membaca artikel Pakaian Adat Tradisional Indonesia.

Unordered List

Sample Text

Powered by Blogger.

Total Pengunjung

Ads

Random Posts

Popular Posts

Home

Smartphone

Most Recent

Popular Posts

Recent Posts

Facebook